Senin, 30 April 2012

Aksi Waktu Lalu

      Kulihat kepuasan dibenak mereka hingga sekarang. Setelah apa yang dilakukan menguras tenaga dan membuang waktu. Ketika sebagian jalan Yogya tertutup akan ramainya aksi demostrasi, Yogya menjadi salah satu kota yang ramai saat itu, karena aksi mereka menutupi arus jalan dan akhirnya dialihkan. Beberapa hari mereka melakukannya, bukan cukup memaparkan pendapat secara baik, mereka juga melakukan aksi anarkis.Tetapi akhirnya pemerintah mengambil keputusan. Faktor utama itu adalah biaya BBM yang naik. Tetapi pemerintah menunda nya. Cukup bagus juga apabila BBM ini tidak digagalkan. Ya, kita bisa melihat kota Yogya yang mulai padat sekarang ini. Kita bisa membuka jalan alternatif, dengan alat transportasi umum.Selain menghemat pemakaian BBM, kita bisa mengurangi penggunaan transportasi lain yang menyebabkan kepadatan di jalan raya. Juga bisa menghemat uang dan waktu. Bukan hanya itu, tetapi bisa menambah kemandirian . Segala sesuatunya itu ada hikmah yang dapat diambil. Mungkin, tanpa penundaan itu, orang Indonesia bisa berfikir kreatif untuk memanfaatkan BBM dan mencari jalan yang lain. Sejahtera Indonesiaku, :)

Rabu, 28 Desember 2011

Jangan nanti-nanti...

    Janji memang hanya seukir kata manis yang terucap dari mulut. Namun janji, merugikan yang lain jika tidak ditepati, membuat harapan besar bagi mereka, untuk janji yang mereka katakan dapat ditepati.Dengan hati yang penuh sabar, mereka pun mencoba, mencoba untuk kembali bersabar dankembali berusaha menerima kenyataan. Kian hari, hati mereka berdebar dan makin bingung. Akankah janji itu dapat ditepati? akankah kata-kata yang terurai indah itu dapat mengubah keadaan? hanya pertanyaan tanpa jawab itulah yang menjadi belenggu dalam kehidupannya saat itu. Slogan-slogan terpampang indah pada dinding-dinding di sekitar jalan, dalam slogan itu terdapat tulisan yang penuh membuat kebingungan " lebih baik lebih cepat, jangan nanti-nanti ..." Tapi mana ? tapi mana ? kata-kata itu berulang kali terlontar dari mulut-mulut mereka. Janji itu hanya seukir kata-kata yang penuh sia-sia, membawa harapan besar bagi masyarakat,dan membawa perasaan kecewa yang  tiada bisa diceritakan dalam selembar kertas. Jangan nanti-nanti dan jangan hanya berjanji. Mereka yang mau menepati, merekalah yang sadar akan kewajibannya, bahwa janji itu perlu ditepati.

Minggu, 25 Desember 2011

Jangan lagi menangis ...

        Kutundukkan kepalaku usai kulihat acara di layar televisi. Hati ini luluh tak kuasa menahan tangis, melihat mereka yang kelaparan,tiada lagi air bersih yang mudah mengalir, mahalnya harga sembako, dan segudang peristiwa lainnya. Berbagai macam yang mereka lakukan, beraksi demo hanya demi meminta keadilan yang berujung sia-sia dan menyebabkan beberapa kawan mereka harus pingsan terinjak-injak. Sedih rasanya, tiada lagi mata melirik ke bawah, membantu mengangkat derajat mereka yang rendah, berusaha menyejahterakan mereka, dan berusaha membahagiakan mereka. Hanya satu pandangan dan tujuan para pejabat yang berkhianat mungkinlah, bekerja hanya ingin jabatan dan harta negara, jika telah habis, mau apa kita ? Akankah kita mengemis pada negara lain, berketergantungan dan semacamnya ? Jangan meyesal diakhir nanti... Jangan lagi ada jeritan dan tangis diakhir nanti, bukan hanya nanti. Banyak masyarakat yang telah menahan sabar luar biasa, menahan ribuan tetesan air mata, dan menopang hidup yang sangat berat ini. Semoga Tuhan mampu menyadarkan, bahwa pengorbanan negara itu sangatlah penting, masyarakat harus bahagia, dan merasa adil akan apa yang telah dilakukan para mereka yang berwenang. Jangan lagi menangis, jadilah seseorang yang bercita-cita tinggi dan terus mau berusaha, untuk apa yang kalian cita-citakan itu akan terwujud. Semoga saja :)

Sabtu, 19 November 2011

Semoga Akan Kembali :D

Tadi pagi pukul 06.00 W.I.B ,
Kulihat matahari telah bersinar dengan terangnya, memberikan kehangatan seperti biasa namun pada pukul 07.00 . Aku mulai penasaran, menurutku kejadian ini sangat bisa dilihat jelas, bumi kian menjadi panas dengan sengatan matahari yang menghanguskan . Meskipun sekarang hangat, aku menjadi takut, aku takkut bumi ini menjadi panas, tidak sesejuk dulu lagi. Tuhan, berikanlah akal pikiran yang membuat manusia berakal kreatif untuk mencegah terjadinya global warming yang makin meningkat ...
Semoga bumi ini bisa kembali sejuk dengan pepohonan yang rindang,  dapat meneduhkan hati siapa saja yang sedang gundah ,  sedang berlindung dari sengatan panas , dan masih banyak lagi . Tak ada kegembiraan lagi jika masa ini tidak akan kembali . Semoga dengan kebesaran Tuhan  dan kelebihan manusia, bumi akan menjadi kembali sejuk. Amin :)

Sabtu, 22 Oktober 2011

Negaraku ...

Negara ini butuh sesorang yang dapat menyejahterkan masyarakatnya dengan baik . Negara ini butuh perdamain diantara pejabat dan masyarakatnya . Negara ini tidak butuh seseorang yang dapat menghancurkan budaya dan kesejahteraannya . Negara ini harus kita cintai , budaya - budaya Indonesia yang kini mulai kita lupakan , haruslah kita banggakan kembali . Negaraku jangan lagi ada tangisan pada masyarakatmu , jangan ada lagi keegoisan pada masyarakatmu , dan  jangan ada lagi kebencian pada masyarakatmu . Kita butuh negara ini damai , dengan masyarakatnya yang selalu rendah hati dan menyayangi .

Jumat, 21 Oktober 2011

Kegiatan yang Membosankan :(

Sehari - hari selalu saja kegiatan ku membosankan  . Dalam kegiatanku tidak ada yang menarik . Mungkin kekuranganku adalah kurang sungguh - sungguh untuk melakukan sesuatu hal . Setiap hari ada saja yang bikin aku bete . Yahh , terima saja ya . Kadang kebosanan itu makin bertambah ketika aku menyalakan dan mengganti channel berita di malam hari . Aku suntuk melihat sosok itu itu yang mengambil uang negara . Mereka mengkhianati kedudukan jabatan mereka . Mungkin masih bisa di maklumi kalau uang - uang itu untuk masyarakat kembali , tapi untuk dirinya sendiri ?! Bayangkan , ketika kita melihat ada orang yang kesusahan , makan pun susah , banyak anak yang berhenti bersekolah , rumah pun tidak ada , mereka tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah dan coba kalian lihat tayangan berita tentang para koruptor . Betapa kesalnya tidak kalau kita membandingkan penderitaan dan kesenangan itu ? Biarkanlah Tuhan yang membalas perilaku para koruptor itu . Hati kita untuk apa ? , otak kita untuk apa ? mata kita untuk apa ? telinga kita untuk apa ? dan banyak lagi . Kenapa  hati yang diciptakan untuk merasakan dengan baik  oleh Tuhan , hanya untuk berperilaku kejam seperti itu ? Huh , lelah sekali mendebatkankannya , mungkin perlu waktu lama untuk membahas persoalan ini . Semoga para koruptor sadar ya , amin . Sehingga hariku yang membosankan ini akan menjadi lebih baik :) amin .